Usai Workshop E-KSP, SMA Negeri 1 Kemusu Lanjutkan Berakselerasi Lewat FGD Presensi Digital “Si-Disi”

Menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi digital di segala lini, SMA Negeri 1 Kemusu langsung melanjutkan agenda produktifnya dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD). Diskusi terfokus ini mengusung tema yang sangat krusial, yaitu “Transformasi Kepemimpinan Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Presensi Digital Si-Disi (Sistem Digital Disiplin Siswa)”.

Kegiatan yang sarat akan inovasi ini dilaksanakan langsung setelah rampungnya Workshop Penyusunan Dokumen E-KSP dan Pembelajaran Mendalam. Bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kemusu, forum ini kembali diikuti dengan antusias oleh seluruh tenaga pendidik sekolah setempat.

Kepala Sekolah Turun Tangan Sebagai Narasumber

Menariknya, dalam FGD kali ini, Kepala SMA Negeri 1 Kemusu, Ibu Sri Suwarni, S.Pd., turun tangan langsung bertindak sebagai narasumber utama. Beliau memaparkan visi kepemimpinan modern yang adaptif terhadap teknologi serta bagaimana peran guru dalam mendukung ekosistem digital sekolah.

Dalam paparannya, Ibu Sri Suwarni mengenalkan sekaligus membedah implementasi Si-Disi (Sistem Digital Disiplin Siswa). Aplikasi presensi digital ini dirancang khusus untuk memantau kehadiran siswa secara real-time, akurat, dan transparan.

“Kepemimpinan sekolah yang bertransformasi harus mampu menghadirkan solusi konkret atas tantangan kedisiplinan. Dengan hadirnya inovasi Si-Disi, kita tidak hanya mendokumentasikan kehadiran siswa secara digital, tetapi juga membangun budaya disiplin baru yang lebih terukur. Dukungan penuh dari bapak dan ibu guru sekalian adalah kunci keberhasilan sistem ini,” tegas Ibu Sri Suwarni, S.Pd. di hadapan para peserta.

Sinergi Teknologi dan Karakter Siswa

FGD ini menjadi ruang diskusi interaktif bagi para tenaga pendidik untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi teknis pelaksanaan di lapangan, hingga merumuskan tindak lanjut penegakan disiplin berbasis data yang dihasilkan oleh aplikasi Si-Disi.

Beberapa poin penting yang dihasilkan dari FGD ini antara lain:

  • Pemanfaatan Data Riil: Guru dapat memantau grafik kehadiran siswa secara cepat untuk mendeteksi dini potensi penurunan kedisiplinan.

  • Komunikasi Responsif: Mempermudah koordinasi antara wali kelas, guru BK, dan orang tua siswa berdasarkan data presensi digital yang valid.

  • Penguatan Karakter: Menggunakan teknologi bukan untuk menghukum, melainkan untuk membiasakan siswa menghargai waktu (disiplin) sejak dini.

Melalui rangkaian kegiatan yang padat dan inovatif ini—mulai dari pembenahan kurikulum lewat E-KSP hingga transformasi kedisiplinan lewat Si-Disi—SMA Negeri 1 Kemusu membuktikan kesiapannya menjadi sekolah yang modern, tertib, dan berdaya saing tinggi.